About Me

PROFIL

Lebih dari 20 tahun menjadi praktisi di industri kreatif hingga menghasilkan ratusan episode skenario drama tv dan sejumlah ide yang
menjadi cikal bakal program tv sukses. Pandangan tentang kreativitas dan ekonomi kreatif Indonesia dituangkan dalam sebuah karya buku
berjudul: Kreativitas untuk Booming.
Kini menjadi trainer untuk modul umum kreativitas dan modul spesifik korporat: creative service design

PELATIHAN

Modul: creative service design
Secara bersamaan kita berada dalam era konsepsional (dalam buku Whole New Mind dari Daniel H.Pink) dan service economy.
Umat manusia telah mengalami evolusi dari era pertanian ke era industry. Kemudian menjadi era informasi (para pekerja
pengetahuan) dan di abad 21 ini menjadi era konsepsional yang fokus pada dua komponen besar: high concept dan high touch.
Semua ini memicu pada tumbuhnya para pekerja otak kanan alias pekerja kreatif. Sementara itu perkembangan dunia juga
menunjukkan bahwa ekonomi mengarah pada ekonomi jasa. Maksudnya ? Jika pada tahun 1940-1960 an yang berjaya adalah
perusahaan-perusahan manufaktur penghasil produk fisik seperti mobil maka di tahun 2000 an yang berjaya adalah perusahaan jasa,
baik itu jasa keuangan seperti bank, asuransi maupun teknologi informasi yang berbasis jasa. Kontribusi sektor jasa terhadap
Produk Domestik Bruto lebih dari 70% di negara besar seperti Amerika Serikat. Bahkan perusahaan-perusahaan internet yang
jelas-jelas mengandalkan pada jasa seperti google, facebook, twitter, instagram — mampu mengumpulkan uang yang luar biasa besar.
Sehingga di satu sisi kita berada dalam konsepsional yang sangat membutuhkan kreativitas, di sisi lain kompetisi saat kini yang
membutuhkan layanan-layanan inovatif juga sangat membutuhkan kreativitas. Perusahaan yang para pegawainya mengalami ketertinggalan
kreativitas tidak akan mampu menghasilkan layanan-layanan inovatif yang pada gilirannya akan semakin kalah dalam persaingan.

Sehingga di satu sisi kita berada dalam era konsepsional yang sangat membutuhkan kreativitas, di sisi lain kompetisi saat kini
yang membutuhkan layanan-layanan inovatif juga sangat membutuhkan kreativitas. Perusahaan yang para pegawainya mengalami ketertinggalan
kreativitas tidak akan mampu menghasilkan layanan-layanan inovatif yang pada gilirannya akan semakin kalah dalam persaingan.

KONTAK

Facebook : Aris Ananda
Twitter: @Aris_ananda
Instagram @anandaaris
Linkedin : Aris Ananda

Phone: 0816-192-1131

WA: 0816-192-1131

Email:  tanyaarisananda@gmail.com

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •