Piala Dunia

Kalau ditanya adakah sebuah program yang bisa menjamin rating ?  Ada.  Apa itu ?   Piala Dunia.  Rating piala Dunia terbukti selama sekian lama mampu menghasilkan share penonton  di atas 40%,  kalau final bisa lebih dari 60%.  Artinya pada jam berlangsungnya pertandingan final Piala Dunia lebih dari 60% penonton televisi Indonesia menonton stasiun tv yang menayangkan pertandingan final piala dunia tersebut.  Sayangnya,  piala dunia  itu hanya 4 tahun sekali.  Sayangnya lagi,  biaya untuk mendapatkan hak tayang piala dunia luar biasa mahal.  Tidak ada data untuk piala dunia 2018.  Yang pasti lebih mahal dari piala dunia 2014 yang pada saat itu berbiaya  US $ 67 juta atau dengan kurs Rp 13.500 setara dengan Rp 904 milyar !  Sebuah angka yang bisa mengisi program sebuah stasiun tv swasta selama setahun.

Bagaimana pun piala dunia tetap lebih menarik perhatian untuk dibeli ketimbang mengalokasikan uang ratusan milyar itu mencari ide program baru,  memproduksikany, mencoba menayangkannnya dan kemudian ada kemungkinan gagal dan mencoba lagi dan seterusnya.  Eksperimen selalu dipandang berbiaya mahal karena ketidakpastiannya mencetak rating.  Eksperimen tidak pernah terlihat menarik dari segi peluangnya untuk menjadi sebuah program yang berhasil.

Sisi baiknya, piala dunia mengajarkan bahwa perlu waktu puluhan tahun (dimulai dari 1930 tanpa putus) bagi sebuah acara untuk menjadi perkasa dan jaminan rating.  Yang hak siarnya diperebutkan.   Namun dengan dana begitu besar tersedot untuk satu program, tentu ada opportunity cost:  hilangnya peluang  memunculkan  program-program baru yang bisa jadi digdaya untuk 5 atau 10 tahun ke depan.

#acarapialadunia  #eksperimen  #ideprogrambaru

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 5 =