PENGULANGAN

Untuk media penyiaran tv,  bulan puasa adalah bulan seasonal untuk programnya.  Strategi programnya memang khusus selama 1 bulan puasa.  1 bulan yang dianggap spsesial.  Lokasi prime timenya pun berbeda dibandingkan 11 bulan lainnya.  Di bulan-bulan biasa prime time nya ada di pk 18.00 sampai 22.00. Sedangkan di bulan puasa ditambah lagi pk 03.00 – 05.00 yaitu waktu orang sahur.

 

Namun,  strategi khusus di  bulan spesial ini sekaligus menunjukkan pengulangan strategi program.   .  Jika tahun sebelumnya sukses dengan acara drama A, maka acara drama A harus dibuatkan sekuelnya untuk bisa tayang di tahun berikutnya. Begitu seterusnya sehingga tidak  heran ada sebuah drama yang sudah sampai 10 jilid alias 10 tahun.

 

Kesimpulannya:  masing-masing stasiun tv berlomba untuk menang di bulan special  ini agar ketika ketemu bulan ini lagi  di tahun  berikutnya tidak perlu starategi baru, cukup mengulang saja (tentu saja ini berpengaruh terhadap pendapatan iklan karena di tahun berikutnya dianggap punya strategi program yang terbukti ampuh).

 

Strategi baru diperlukan ketika ada program yang gagal di bulan ini, sehingga tahun berikutnya diperlukan ide baru dalam mengganti program ini.  Selebihnya sama seperti tahun lalu. Strategi program di bulan ini adalah keteraturan. Disusun satu per satu menjadi bangunan yang kokoh agar di tahun berikutnya tetap bisa di andalkan. Pengalaman membuktikan bahwa bangunan yang kokoh ini mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menjamin kemenangan sebuah stasiun tv di bulan ini.  Lalu dimana posisi kreativitas ?   Yang jelas kreativitas bukan berfungsi menghancurkan bangunan-bangunan yang kokoh dan nyaman  untuk  menghasilkan ide-ide yang benar-benar baru dan segar  tapi semata-mata sebagai alat untuk memecahkan persoalan ketika bangunan yang kokoh itu mempunyai masalah di beberapa bagiannya.  Selebihnya adalah pengulangan.

(29 May 2017)