HARI TERAKHIR

 

Seorang karyawan mengeluh bahwa dia melihat beberapa orang mengundurkan diri dari perusahaannya dan perusahaan sama sekali tidak memberi ucapan apa-apa terhadap orang-orang ini.  Dia merasa bahwa perusahaan telah memperlakukan karyawan seperti sebuah alat yang bisa dipasang dan dibuang.   Karyawan ini measa kehilangan semangat bekerja karena m embayangkan pada suatu saat nanti dia akan diperlakukan sama:  keluar dari perusahaan tanpa diiringi ucapan atau surat apapun. Bahkan di hari terakhir,  karyawan itu dibiarkan berkeliaran di lingkungan kantor tanpa satu pun orang yang perlu mengucapkan sesuatu.  Karyawan menjelma menjadi komponen yang tidak penting karena bisa dengan segera digantikan.

 

Harvard Business Review menyoroti bahwa penting  mengumpulkan tim di hari terakhir karyawan yang  mengundurkan diri itu untuk mengadakan perayaan kecil.  Mungkin cukup kue dan kopi.  Untuk menyampaikan apresiasi terhadap karyawan yang mengundurkan diri atas kerjanya selama ini. Tapi yang lebih penting adalah menyemangati semua karyawan yang tetap tinggal dan mungkin akan menghadapi hari-hari berat ke depan karena ada yang mengundurkan diri.  Pelajarannya adalah bagaimana menghumanisasi hubungan kerja.

 

Dalam pekerjaan tidak mungkin hanya ada logika. Berbagai emosi seringkali terlibat di sana.  Sedih,  kecewa,  marah, senang,  bangga dan lain-lain.  Dinamika naik turun perasaan ini pasti menjadi kumpulan kenangan yang melekat dalam bawah sadar.  Sehingga mengundurkan diri tidak pernah menjadi sesuatu yang biasa.  Ada waktu bertahun-tahun bekerja,  hanya ada satu hari yang disebut hari terakhir. Ketika perusahaan gagal memberi penghormatan pada hari terakhir karyawan,  maka ini bisa memberi pesan pada semua karyawan:  “perusahaan sebenarnya tidak benar-benar menghargai pekerjaan kita, lalu untuk apa bekerja keras untuk perusahaan ?”    Pada akhirnya perusahaan yang tumbuh dan besar adalah perusahaan yang mampu menghumanisasi hubungan kerja dan itu tercermin dalam bagaimana perusahaan bersikap terhadap hari terakhir karyawan.

 

(4 October 2016)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 10 =