catatan dan inspirasi

MELONCAT

 

Seorang penulis novel terkemuka Indonesia  pernah memberi nasehat yang intinya:  jika kita berada dalam situasi benar-benar terhenti dalam menulis, cobalah menulis dalam pulau-pulau.  Maksudnya,  jangan memaksakan meneruskan tulisan yang sudah dibuat, melainkan meloncat ke tulisan baru.   Buatlah pulau baru. Dengan membuat  beberapa tulisan yang terpisah ini diharapkan nanti bisa disambungkan menjadi satu rangkaian lagi.  Kalaupun tidak bisa disambung,  bisa jadi bermanfaat untuk memecah kebekuan dalam menulis agar karya tulisan itu bisa tuntas.

 

Meloncat bisa jadi sebuah cara untuk menyelesikan masalah.   Tapi  sebagian orang menyalahartikan meloncat  sebagai  bentuk dari upaya kabur dari masalah.  Kita semua terlibat dalam proyek masing-masing.  Meloncat mempunyai target untuk membuat proyek itu terselesaikan.  Jadi bukan alasan untuk meloncat ke proyek lain.

 

Proyek bisa macam-macam:  menulis novel, menulis buku,  mementaskan sebuah drama,  memproduksi film pendek,  membuat komik, dan lain lain.   Setiap proyek harus tuntas.   Ketika dalam proyek ini terjadi kebuntuan ide, ada berbagai teknik meloncat yang bisa dilakukan.  Kita meloncat dari ruang yang buntu ide menuju ruang lapang menyongsong berbagai stimulasi ide baru.

 

Sekarang lihatlah catatan masing-masing,  berapa sering kita meloncat justru untuk meninggalkan proyek yang pada akhirnya terbengkalai dan terlupakan (dan kemudian kita menyesal karena tidak banyak yang kita tuntaskan) ?

 

(13 June 2016)

 

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *