PERBEDAAAN MARKETING DAN SALES

 

Selalu enak menyimak penjelasan Seth Godin.  Ini adalah penjelasannya tentang perbedaan marketing dan sales dalam blog-nya yang sangat singkat.

 

Marketing tells a story that spreads. Sales overcomes the natural resistance to say yes. If you don’t pay the salesforce (because you go direct, or you go free), then who is going to do that for you? The only answer that occurs to me is, “your users/fans/customers.”      This means that a critical element of any strategy that ditches the salesforce is to figure out how you will empower and encourage your customers to take their place. Easier said than done

 

(Marketing menceritakan sebuah kisah yang menyebar.  Sales mengatasi hambatan alamiah untuk mengatakan ‘ya’.   Jika anda tidak mau keluar biaya untuk  tim sales, lalu siapa yang akan melakukan apa yang dilakukan tim sales kepada anda ?    Satu-satunya jawaban yang muncul dibenak saya adalah “pengguna/fan/pelanggan anda”.  Ini artinya bahwa elemen sangat penting dari setiap strategi yang mengenyampingkan tim sales adalah memahami bagaimana memberdayakan dan mendorong para pelanggan anda untuk menempati posisi tim sales tersebut.  Memang lebih mudah bicara ketimbang melakukan.)

 

Mungkin bisa berkaca dari kejadian baru-baru ini:  pameran buku “Big Bad Wolf”  di ICE Serpong.    Lahan untuk pamerannya saya perkirakan berukuran sekitar lapangan sepak bola.  Di sebelahnya tempat menyimpan stok buku yang lebih luas lagi dari lapangan sepak bola dengan tumpukan kardus-kardus memenuhi seluruh ruangan.  Selesai memilih-milih buku yang kemudian antri di kasir minimal 30 menit.  Saya sudah tahu pameran ini sebelumnya tapi saya bergerak datang ke sana ketika seorang motivator memamerkan foto di facebook sedang memborong buku hingga sekeranjang penuh.   Setelah itu seakan-akan orang berlomba memamerkan fotonya lagi kalap memborong buku-buku di pameran tersebut.  Seorang psikolog kenamaan dengan sengaja datang ke pameran itu pk 03.00 dini hari.  Hingga detik ini,  total pengunjung diperkirakan sudah lebih dari 100.000 dengan jumlah buku terjual sebanyak 750.000 – 800.000 buku   (bayangkan dengan fakta bahwa menjual satu judul buku yang rata-rata dicetak 3.000 eksemplar perlu waktu lebih dari 1 tahun)

 

Fungsi marketing telah dijalankan para pelanggan.  Membuat cerita yang menyebar.  Ketika cerita menyebar,  seakan tak ada lagi hambatan alamiah bagi pelanggan untuk membeli produk itu (tidak peduli lagi harus antri   pk 4 subuh  bahkan sebelum masuk ruang pameran).

 

(7 May 2016)