GROUNDHOG DAY REALITY

 

Film  Groundhog Day adalah film yang inspiratif.  Film yang diperankan  Bill Murray dan Andy McDowell ini berangkat dari premis what if situation.  Bagaimana jika anda bangun setiap pagi dan ternyata hari itu adalah hari kemarin.  Begitu terus berulang-ulang. Hingga ketika frustrasi dan bunuh diri pun,  anda kembali lagi ke hari itu.

 

Sebagian orang berada dalam realitas Groundhog Day.  Bangun setiap pagi dengan berat karena harus melakukan sesuatu yang dilakukan kemarin dan kemarinnya lagi.  Hari seakan tidak bergerak.  Padahal mungkin yang tidak bergerak bukan hari atau waktu,  tapi kita yang tidak mampu bergerak.

 

Seseorang mungkin sadar bahwa dia terjebak dalam pekerjaan yang membuatnya menderita tapi tak tahu harus melakukan apa. Dia menunggu ada perubahan.

 

Seorang pengemudi taksi reguler sadar mengalami penurunan penghasilan yang drastis sejak adanya taksi aplikasi online. Tapi, menurutnya,  tidak ada yang bisa dilakukan selain terus menjalani pekerjaan ini sambil berharap ada perubahan.

 

Seorang karyawan merasa terjebak dalam situasi pekerjaan yang tidak memungkinkan sama sekali untuk menyediakan waktu buat keluarga.  Tiap hari ada di kantor dari jam 7 pagi hingga 12 malam.  Setiap hari ada masalah-masalah baru yang sebenarnya ulangan dari masalah-masalah lama.  Perusahaan hanya mengandalkan dia sebagai problem solver tapi tidak pernah ada tindakan mendisain sistem kerja agar kesalahan-kesalahan yang sama tidak berulang.  Selama 10 tahun berkecimpung dengan masalah yang berulang-ulang tapi tetap diam setia menunggu terjadi perubahan dari perusahaan

 

Dalam  film Groundhog Day, ketika Phil sadar bahwa dia tidak bisa mengubah hari yang stagnan, maka dia mengubah responsnya terhadap hari tersebut. Dia belajar main piano,  dia menjadi pribadi penolong,  setiap hari dia punya kesempatan meningkatkan kemampuan dalam menolong orang dan bermain piano.

 

Kita merasa terjebak dalam masalah yang berlarut-larut tapi sama sekali tak tergerak mengubah cara pandang kita terhadap masalah.   Padahal dengan mengubah cara pandang, akan muncul ide baru. Di situlah cikal bakal perubahan

 

(18 March 2016)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 13 =