HADIAH

 

 

Ketika sebuah stasiun tv berhasil dengan  game show  yang menawarkan hadiah lebih dari Rp 1 milyar,    stasiun tv lain mencoba gameshow lain dengan hadiah yang lebih besar  tapi tidak berhasil.

 

Ketika sebuah merek sabun cuci memberikan hadiah gelas dan berhasil membuat pelanggan melakukan pembelian berulang,  merek sabun cuci lain mencoba memberikan hadiah piring tapi tidak berhasil mendapat banyak perhatian dari pelanggan.

 

Hadiah uang dan barang tampak menyenangkan.  Tapi tidak serta-merta berhasil mengikat pelanggan.  Bahkan jika hadiah itu tidak berupa uang dan barang pun ternyata bisa berhasil.  Ketika kita berkali-kali bepergian dengan menggunakan satu maskapai, kita dihadiahi oleh maskapai itu status.  Dengan status itu kita diberi keistimewaan:  bisa masuk lounge,  loket tersendiri sehingga tidak antri.

 

Menghadiahi uang dan barang pada akhirnya soal mudah.  Yang sulit adalah sekaligus menyertakan pengalaman menarik dalam mendapatkan hadiah itu.

 

-Memberikan hadiah uang pada pemenang lomba dengan cara ala kadarnya tentu berbeda jika hadiah uang diberikan  melalui tangan pejabat atau artis terkenal.

 

-Memberi hadiah sebuah buku langsung dari toko buku tentu berbeda dengan menghadiahi buku dengan tanda tangan penulisnya.

 

-Memberi hadiah beasiswa secara personal pada murid yang berprestasi tentu berbeda dengan memberi hadiah melalui upacara yang dihadiri seluruh murid.

 

Akan sangat banyak yang mempunyai kemampuan memberikan hadiah uang dan barang. Tapi yang membedakan adalah kemampuan membuat hadiah-hadiah itu berkesan dan memorable karena pengalaman yang menyertainya.

 

(14 December 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 17 =