RISK & UNCERTAINITY

 

Apa bedanya risk (risiko) dan uncertainity (ketidakpastian)  ?

 

Menurut ekonom dunia Frank Knight risk dan uncertainity itu berbeda. Frank menggunakan “risk” untuk menggambarkan kasus-kasus dengan probabilitas yang bisa diketahui.  Sebagai contoh, membayangkan McDonald’s mengetahui berapa kali orang akan terpeleset dan jatuh setiap sejuta kunjungan ke tempat mereka. Itu risiko.

 

Uncertainity, menurut Knight, adalah ketika kita tidak tahu probabilitasnya. John Maynard Keynes biasa memberi contoh tentang sebuah perusahaan yang diharuskan membangun smelter untuk tembaga (fasilitas pengolahan hasil tambang yang berfungsi meningkatkan kandungan logam seperti tembaga, emas, perak, nikel dan lain-lain hingga mencapai tingkat yang memenuhi standar sebagai bahan baku produk  akhir)  yang berlangsung bertahun-tahun tanpa batas, di sisi lain perusahaan tersebut tidak tahu sama sekali berapa harga tembaga dalam 20 tahun ke depan, bahkan juga tidak tahu probabalitas dari berbagai kemungkinan harga yang berlaku.

 

Dengan demikian risk dan uncertainity bisa langsung dibedakan.

 

Adalah risk jika memperhitungkan sebuah restoran mengalami penurunan pelanggan ketika mencapai usia 2-3 tahun,  tapi itu adalah uncertainity jika sewaktu-waktu ada perubahan kebijakan dari pemda setempat yang mengharuskan resto itu pindah dari lokasi tersebut.

 

Seorang teman menghitung risk lembaga pendidikan  sekolah selama 5 – 10 tahun ke depan dalam bentuk jumlah murid minimal yang harus didapatkan, namun yang tidak diperhitungkan adalah uncertainity ketika tiba-tiba ada aturan yang mengharuskan sebuah lembaga pendidikan harus memiliki sertifikat sendiri sehingga terpaksa lembaga pendidikan ini harus ditutup karena masih menumpang pada sertifikat orang lain (kejadian ini sama sekali tidak diketahui probabilitasnya pada saat awal membangun lembaga pendidikan tersebut)

 

Seorang penyanyi bisa menghitung risk mengeluarkan uang seberapa besar hingga akhirnya mempunyai album sendiri, tapi sama sekali tidak bisa mengetahui probabilitas sejuta orang mau membeli albumnya.

 

Masa depan selalu tidak diketahui.  Dalam risiko, kita masih bisa memperhitungkan kemungkinan keluar angka 1,2,3,4,5,6 dari dadu yang dilempar.  Dalam uncertainity, kita bahkan tidak tahu apakah dadu yang dilempar, ataukah emas batangan ataukah seekor gajah yang akan menimpa kita.

 

(7 December 2015)