COBA-COBA

 

Ada perbedaan cukup mencolok antara coba-coba dan percobaan.

 

-Seseorang bisa coba-coba membuka rumah makan di sebuah lokasi.  Orang lain melakukan percobaan dengan menu sarapan ringan  untuk restorannya yang biasa menyajikan makanan berbasis nasi.

 

-Seseorang  bisa coba-coba menjadi fotografer.  Orang lain melakukan percobaan apakah akan banyak yang suka pada foto dengan dominasi warna  biru.

 

-Seseorang bisa coba-coba membuat film.  Orang lain melakukan percobaan membuat film dengan tema percintaan yang tidak happy ending.

 

-Seseorang bisa coba-coba menjadi developer perumahan. Orang lain melakukan percobaan membuat rumah untuk segmen pasangan muda kelas menengah lulusan luar negeri.

 

Dalam coba-coba, cenderung umum dan tak terukur.  Dalam percobaan, biasanya mempunyai hipotesis tertentu yang ingin dibuktikan karena itu terukur.

 

Dalam coba-coba, fokus itu dianggap tidak penting. Dengan begitu ketika gagal, tak ada rencana cadangan yang dijalankan.  Dalam percobaan,  selalu penting untuk fokus pada berbagai respons yang diberikan pelanggan/khalayak sasaran.

 

Dalam coba-coba, jarang dilandasi oleh sebuah pemikiran yang kuat atas sebuah konsep.  Dalam percobaan, seringkali itu menjadi bagian pengembangan dari sebuah konsep yang memang sudah kuat.

 

Antara coba-coba dan percobaan yang membedakan adalah komitmen dan kedisiplinan untuk tumbuh.

 

(30 November 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 17 =