LOBANG

 

Seringkali kata kunci dari produktivitas adalah disiplin. Penulis yang produktif adalah penulis yang menulis setiap hari atau hampir setiap hari dalam target jumlah kata tertentu.   Dan salah satu hambatan terbesar seorang penulis adalah ketika ada satu hari  dilalui dengan tidak menulis, maka peluangnya sangat besar ketika hari tak menulis itu menjadi 2 hari, 4 hari, seminggu,  dan bisa lebih lama lagi.

 

Kita cenderung membuat lobang lalu memperbesar lobang itu.   Kita membuat lobang dalam disiplin harian itu dan begitu lobang itu tercipta tak terhindarkan lobang itu makin membesar.  Produktivitas pun makin digerogoti.

 

Jerry Seinfeld, seorang penulis dan aktor komedi terkenal,  mempunyai cara tersendiri dalam menghindari terjadinya lobang-lobang ini.   Dia selalu mengingatkan dirinya sendiri akan adanya lobang-lobang itu dengan cara membentuk rantai.  Caranya ?

 

Jerry menyiapkan kalender besar.  Setiap selesai menulis dia memberi tanda X di tanggal hari tersebut. Besoknya begitu juga, begitu selesai menulis, dia memberi tanda X di tanggal hari tersebut.  Selama beberapa lama kalender itu pun membentuk rantai-rantai  dari tanda-tanda X yang berdempetan.  Berapa tanggal tidak ada tanda X sehingga rantai itu putus.  Rantai-rantai itu selalu menguatkan semangat Jerry agar jangan sampai rantai itu terputus.  “Don’t break the chain.”

 

Tips sederhana ini tentu saja bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. “Don’t break the chain”   punya arti:  jadikan rantai kebiasaan yang kuat ini terus terbentuk sampai akhirnya menghasilkan sesuatu yang menjadi misi kita. Itulah produktivitas.

(16 August 2015)

LAUNCHING

 

Seandainya kita tiba-tiba ditugaskan untuk melaunching sebuah film layar lebar,  apa pilihan yang tersedia untuk kita ?   Ini beberapa pilihan yang tersedia.

 

1.Melakukan cara konvesional:  mengundang para wartawan dan mengadakan konferensi pers.  Dalam konferensi pers ini dihadikan para artis pendukung dan para artis ini bercerita tentang kesan-kesannya dalam produksi film tersebut.  Sebagian wartawan malah tertarik mewawancarai kehidupan pribadi para artis dan itu tidak masalah untuk publikasi film ini.  Esoknya atau beberapa hari kemudian berita mengenai konferensi pers film ini akan dimuat di media cetak atau media online, syukur-syukur kalau ditayangkan di media televisi.  Harapannya orang yang membaca atau menyaksikan berita itu kemudian tergerak untuk menonton film itu.

 

2.Dengan sengaja menciptakan gosip-gosip.  Gosip-gosip ini dibuat sedramatis mungkin sehingga menjadi perbincangan luas.  Sebuah peristiwa sengaja diciptakan untuk membuat gosip ini makin nyata karena akhirnya diliput oleh media.  Ketika perbincangan makin hangat dan makin luas,  kemudian disampaikan bahwa film tersebut adalah jawaban terhadap  gosip yang beredar di masyarakat.  Cara ini pernah dilakukan oleh Blair Witch Project di tahun 1999  yang menjadi film box office paling fenomenal dalam industri film Amerika Serikat.

 

3.Menciptakan sebuah theme song atau original soundtrack yang begitu dekat dengan para calon penonton. Dari segi nada dan liriknya memang dirancang untuk menjadi hits.  Dalam liriknya akan ada sepenggal petunjuk mengenai cerita dari film tersebut. Lagu ini dibagikan secara gratis lewat media sosial dan radio-radio.  Lagu diputar terus-menerus diputar sehingga terngiang-ngiang dalam benak kebanyakan calon penonton. Sampai satu titik para penonton mulai mengeluarkan pertanyaan:  lagunya sudah hapal tapi kapan filmnya ini ditayangkan.  Pada momen itulah film ini sangat tepat untuk ditayangkan.

 

4.Mendatangi berbagai sekolah, kampus dan komunitas lalu menawari mereka sebagai penonton pertama dari film tersebut.  Mereka diberi berbagai keistimewaan salah satunya adalah menonton bersama para crew produksi dan artisnya.

 

Apapun cara yang kita pilih untuk launching sebuah film baru,  sebenarnya terbagi hanya menjadi dua pilihan:  pertama, menginformasikan sesuatu yang mungkin layak ditonton oleh orang-orang.   Kedua,  menempelkan sesuatu yang bersifat emosional pada orang-orang  sehingga mereka terikat terus pada film tersebut sampai saatnya film itu ditayangkan.

 

(16 September 2015)