catatan dan inspirasi

MITRA PENGUAT

Setiap kali disebut McDonald’s , kebanyakan orang ingatnya Ray Kroc. Tokoh yang berjuang sejak awal.  Padahal kebehasilan McDonald’s  tidak bisa dilepaskan dari satu orang lagi.  Siapa dia ?

 

Pada saat awal Kroc dan keluarga McDonalds masih bekerja sama-sama, Kroc berjuang keras untuk membuat bisnis tersebut menghasilkan laba.  Namun, Kroc sebagai pemilik  restoran yang di franchise kan  tidak mampu menghasilkan pendapatan yang cukup.  Kesulitannya yang utama adalah mendapatkan uang untuk membayar tanah dan bangunan  untuk restoran.   Agar kendali bisnis masih bisa terjaga maka proses penjualan franchise mesti dijalankan satu per satu, tidak bisa sekaligus banyak franchise di sebuah area tertentu (seperti yang dijalankan oleh jaringan lain). Kroc harus menempuh cara itu karena para pembeli calon pembeli franchise Kroc tidak punya uang cukup besar untuk membayar tanah dan bangunan.

 

Namun cara bisnis ini berubah total di tahun 1956 ketika Kroc mempekerjakan Harry Sonneborne yang meyakinan Kroc bahwa sukses sesungguhnya dari McDonald’s adalah bisnis property. Ide Sonneborne adalah mengharuskan perusahaan McDonald untuk menyewa  tanah dan bangunan untuk keperluan setiap restoran.  Kemudian Mc Donald’s menyewakan lagi (sublease) kepada franchisee yang menjalankan restoran tersebut. Berikutnya Sonneborn merancang sebuah perencanaan untuk pada akhirnya mengambil alih kredit atas tanah dan bangunan tersebut sehingga memilikinya.  Segera setelah itu Kroc mendirikan Franchise Reality Corp untuk melakukan negosiasi-negosiasi dengan para pemilik tanah.   Awalnya, McDonald’s mengenakan biaya 20% dari harga franchise sebagai biaya sewa, namun kemudian biaya sewa ini naik hingga 40%.

 

Di tahun 1965, Kroc membuka lebih dari  700 restoran di 44 negara bagian.   Saat ini McDonald’s mempunyai 30.000 restoran di 100 negara.  Dengan total semua restoran ini, total net asset McDonald’s berdasarkan data 31 Maret 2015 adalah  $ US   32,1 miliar.

 

Ray Kroc bisa meraih keberhasilan hingga sejauh ni tidak bisa dilepaskan dari andil yang begitu besar dari  Harry Sonneborne.  Di balik pemimpin bisnis yang hebat selalu ada mitra yang luar biasa juga.  Sebagaimana ada Steve Wozniak di balik keberhasilan Steve Jobs.

 

(7 July 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *