catatan dan inspirasi

MASALAH

 

Seorang teman punya pendapat:  gampang saja menentukan seseorang itu pekerja kreatif atau bukan.  Bagaimana ?   “lihat saja dalam satu hari dia lebih banyak ngomongin masalah atau ide-ide.”

 

Ada pekerja yang seharian ngomong betapa bos otoriter dalam menentukan keputusan,  betapa tidak ada leadership dalam tim,  betapa kacaunya administrasi kerja di kantor,  betapa tidak pedulinya kantor terhadap masalah-masalah yang menghambat penuntasan kerja.  Masalah-masalah.

 

Bayangkan jika itu bukan satu orang.  Bayangkan jika itu menjadi kebiasaan mengasyikan. Sekelompok pekerja yang merasa terbelenggu oleh masalah-masalah dan akhirnya menikmati saling bercerita tentang masalah-masalah.  Tak ada ide dalam pembicaraan mereka.  Karena memang bukan ide yang menjadi target tapi sebagai sekadar justifikasi terhadap kinerja kerjanya yang biasa-biasa saja.

 

Sebuah perusahaan yang parah adalah perusahaan yang para staf dan karyawan menikmati pembicaraan tentang masalah-masalah. Para karyawan jenis ini tak terpikir mengenai ide-ide solusi karena masalah-masalah tersebut telanjur diyakini hanya bisa diselesaikan di tingkat direksi atau owner.

 

Sekali lagi membuktikan.  Corporate culture adalah utama. Perusahaan seperti Google adalah perusahaan yang telah menjadi studi kasus di banyak buku bahwa perusahaan yang bertumpu pada budaya berlomba menghasilkan ide-ide baru berbanding lurus dengan kinerja tinggi.  Sedangkan perusahaan yang bertumpu pada budaya perusahaan yang bergosip dan bicara masalah-masalah tidak tercatat dimana-mana karena  sudah ambruk lebih dulu.

 

(26 June 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *