KURSI EMPUK

 

 

Ada sebuah cerita yang cukup terkenal.  Suatu kali dalam talkshow,  seorang pengusaha papan atas berusia di atas 80 tahun dipersilakan menempati kursi yang telah disediakan di atas panggung.  Pengusaha ini  berjalan ke atas panggung dan tertegun memandangi sofa yang ada di hadapannya. Kemudian dia berbisik kepada panitia supaya disediakan kursi biasa yang keras.  Menurut dia,  dia memaksa dirinya untuk tidak bersantai-santai atau berleha-leha dengan duduk di atas kursi empuk.  Karena itu di rumahnya pun lebih banyak kursi kayu.  Kursi kayu membuatnya selalu tegap dan bersikap militan.

 

Dalam sebuah survei ditemukan bahwa orang cenderung mengiyakan jika duduk di atas kursi empuk. Sehingga jika anda berniat bernegosiasi, persilakan lawan bicara anda duduk di atas kursi empuk sedangkan anda duduk di kursi keras. Duduk di kursi keras akan membuat anda lebih tegas dan afirmatif.

 

Kursi empuk memang lambang kenyamanan, rileks dan tenang. Dalam talkshow seperti Ellen Degeneres atau Oprah Winfrey, menggunakan kursi empuk karena  berharap sebuah masalah bisa diperbincangkan dengan ritme yang lambat dan storytelling. Berbeda dengan Larry King yang menggunakan kursi keras karena berharap ada diskusi yang efektif, cepat dan kadang-kadang provokatif.

 

Kursi empuk di restoran bisa membuat orang berlama-lama.  Di sebuah resto atau café yang sajian utamanya adalah kopi,  kursi empuk alias sofa memang biasanya ada. Tapi tidak semuanya.  Sisanya tetap ada kursi keras.  Orang yang duduk di kursi keras tentu tidak akan bisa terlalu berlama-lama. Dengan begitu sirkulasi orang keluar dan masuk akan bisa terjaga. Bayangkan jika semua kursi yang ada di restoran adalah kursi empuk dan semua orang ingin berlama-lama, maka itu bisa berpengaruh langsung pada omzet.

 

Kursi empuk memang nyaman tapi kebutuhan pelanggan akan kenyamanan tidak selalu identik dengan kursi empuk. Ketika niatnya untuk rapat atau meeting di sebuah resto,  kursi keras akan membuat para peserta rapat sadar waktu sehingga rapatnya cenderung cepat  dan efektif.

(25 May 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 16 =