SUKA DAN DISUKAI

 

 

Yang disukai orang banyak itu bisa kita ambil keuntungan. Contoh paling gampang saat ini: orang banyak suka akik. Ketika kesukaan pada akik sudah begitu masif, peluang untuk berjualan pernak-pernik akik terbuka begitu lebar.

Apa yang disukai orang banyak, belum tentu kita suka. Jika niatnya berdagang,  apa yang kita tidak suka bukan merupakan hambatan. Orang yang tidak suka durian bisa saja berjualan durian.  Orang yang tidak suka bepergian bisa saja berjualan tiket pesawat.

Tapi proses ini bisa dibalik. Apa yang kita suka bakal disukai orang banyak. Inilah tantanga bagi para kreator.Apa yang kita suka untuk dikerjakan dengan sungguh-sungguh, pada akhirnya disukai orang banyak. Di dunia animasi, banyak animator yang suka dengan idenya dan mengerjakan dengan sungguh-sungguh tapi kemudian ternyata hasil realisasi ide itu tidak disukai banyak orang.

Mungkinkah sejak awal kita mencocokkan atau mengklopkan antara apa yang kita sukai dengan apa yang disukai orang banyak ?  Sangat mungkin !  Itulah yang menjadi sebab PIXAR mampu mencetak film animasi box office selama 13 tahun berturut-turut. Mereka membuat rumusan mengenai animasi yang bakal disukai orang banyak, dan apa yang disukai orang banyak itu bakal mereka kerjakan dengan suka cita dan sungguh-sungguh.

Sebagian animator di Indonesia, mampu menemukan ide yang mereka suka sehingga mereka kerjakan dengan sungguh-sungguh. Namun kemudian terbukti mereka kesulitan untuk mengklopkan apa yang mereka suka dengan apa yang orang banyak suka. Dengan kata lain, mereka kesulitan menjual karya animasi mereka.

Peluang:  melakukan kajian untuk memberi arahan pada para animator Indonesia mengenai apa yang bakal disuka orang banyak.

(16 May 2015)