STRUKTUR

 

Dalam sebuah perbincangan informal dengan teman-teman senior divisi produksi sebuah stasiun televisi, mereka mengeluhkan para junior yang parah. Kok parah ? Iya. Para junior ini punya kemauan banyak, ide-ide liar tapi sama sekali tanpa konsep. Contohnya bagaimana ? Mereka punya ide untuk menampilkan penyanyi di panggung yang berayun dengan cepat sambil bernyanyi secara live. Bagaimana mungkin ??? Mereka harus memahami cara kerja alat-alat agar ide mereka bisa dieksekusi. Jika idenya adalah penyanyi yang berayun cepat bernyanyi, adakah alat audio yang mendukung ? Sampai saat ini teknologi audio yang tesedia tidak memungkinkan untuk itu. Tapi ketika mereka diberitahu mengenai keterbatasan alat, para junior ini tidak terima.

Seliar apapun sebuah ide, harus berangkat dari sebuah struktur bahwa ide tersebut bisa dieksekusi. Sebuah ide tidak ada gunanya jika tidak tidak bisa dieksekusi. Jika anda punya ide live band musik di landasan pacu pesawat terbang, jangang bangga menganggap itu ide yang unik, karena ide tersebut tidak bisa dieksekusi. Suara bising pesawat terbang tidak memungkinkan menggelar konser musik di situ.

Lho katanya ide harus gila ??? Iya ide harus dianggap gila oleh orang awam karena mereka tidak tahu bagaimana mengeksekusinya, tapi kita harus sangat paham bagaimana mengeksekusinya. Kreatif bukan berarti bebas tanpa struktur. Karena itu, tanpa kemampuan berpikir konsepsional, sebuah ide hanya sekadar angan-angan.

(30 April 2015)

 

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 4 =