PRE CONTEMPLATION

 

Pernahkah anda bicara di depan sekelompok audiens dan anda merasa mereka tidak tertarik dengan materi yang anda sampaikan ?

Siapapun yang berprofesi atau berencana menjadi pembicara publik ada baiknya memahami stage of change dari Prochaska dan DiClemente. Prochaska dan DiClementer menyebut ada 6 tahap perubahan yang mereka temukan ketika berhadapan dengan orang yang kecanduan rokok dan narkoba (lho kok kecanduan narkoba ? Iya, teori ini mengenai tahap perubahan orang untuk lepas dari kecanduan namun bisa diterapkan dalam bidang public speaking). Enam tahap itu adalah pre contemplation, contemplation, preparation, action, maintenance, relapse.

Tahap pre contemplation itu adalah tahap tidak peduli. Contoh, seorang perokok dalam tahap pre contemplation ini sama sekali tidak peduli bahwa merokok itu mengganggu kesehatan. Mungkin dia pernah dinasehati atau disodori artikel tentang bahaya merokok, tapi itu semua tidak membekas dalam benaknya. Dalam tahap ini, sama sekali tidak ada niat untuk berubah dari kondisinya sekarang. Jika si perokok ini kemudian tersadarkan oleh sebuah peristiwa meninggalnya orang terdekatnya karena merokok, dia masuk dalam tahap contemplation: mulai terpengaruh untuk mempertimbangkan kemungkinan berubah. Sebuah perubahan yang sudah lumayan. Dan ketika dia sudah merencanakan untuk berhenti merokok dalam waktu 1 bulan ke depan, itu tandanya dia sudah masuk tahap preparation.

Nah bagaimana penerapan Stage of change di bidang pelatihan atau public speaking ? Katakanlah anda seorang pembicara untuk materi mengenai kewirausahaan dan kemudian anda harus bicara di depan para karyawan baru yang berada pada masa sangat menikmati pekerjaannya, maka bisa diprediksi paparan anda akan mendapat respons yang sangat minimal. Para karyawan ini sedang menikmati proses perjalanan karirnya sehingga sama sekali tidak mempertimbangkan kemungkinan untuk berwirausaha. Maka tugas anda sebagai pembicara sekadar “meracuni” untuk bisa pindah ke tahap contemplation, membuat mereka terpengaruh oleh betapa indahnya dunia wirausaha. Tapi beda ceritanya jika anda mengadakan seminar berbayar untuk tema wirausaha. Siapapun yang datang pasti sudah tertarik dengan dunia kewirausahaan dan bahkan beberapa sudah punya rencana melangkah ke dunia usaha. Artinya, mereka sebagian besar sudah dalam tahap contemplation dan preparation. Dengan audiens seperti ini anda akan dengan mudah mendapat respons positif dari mereka.

(29 April 2015)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 1 =