FREITAG

 

Adakah inovasi yang kebetulan ?
Ini cerita tentang dua bersaudara Daniel Freitag dan Markus Freitag. Alkisah di awal tahun 1990-an Daniel bekerja sebagai seniman komersial dan Markus mahasiswa di Zurich Institute of art and design. Di tahun 1993, dalam keadaan hujan Markus bersepeda membawa beberapa sketsa disain menuju kampus. Dan, sketsa disainnya basah kena hujan.

Dari kejadian kehujanan itu, Markus membayangkan punya semacam tas kurir yang pernah dilihatnya di New York. Tapi tas semacam itu tidak ada di Zurich. Hingga pada suatu sore, Daniel dan Markus berbincang tentang ide membuat tas yang akan menjaga isinya tetap kering dan terlindungi. Daniel dan Markus sepakat untuk menggunakan bahan daur ulang seperti sabuk keselamatan untuk tali pengikatnya dan bagian dalam ban sepeda untuk bagian tepi tas. Tapi keduanya masih belum paham mengenai yang terpenting: terbuat dari bahan apakah tas itu.

Suatu hari Markus memandang ke luar jendela dapur: pemandangan di jalan bebas hambatan. Terlihat truk-truk yang ditutup terpal warna-warni dihiasi logo dan disain (Swiss adalah negara transit. Semua pelabuhan besar di utara Rotterdam dan Hamburg, dalam perjalanannya menuju Italia semuanya melewati zurich). Apa yang dilihat Markus ini membersitkan ide tersendiri.

Beberapa minggu kemudian Markus pergi ke pangkalan truk dan mengambil sekitar 10 meter persegi terpal truk yang dibuang. Daniel dan Markus pun membersihkan terpal dari bau tak sedap dan oli itu di kamar apartemen mereka. Kemudian mereka meminjam mesin jahit untuk membuat sebuah tas. Daniel sedang ada di San Francisco pada saat itu, maka Markus mengirimkan lewat pos tas itu ke Daniel. Daniel melakukan uji coba terhadap tas itu pada kurir bersepeda di San Francisco. Si kurir sangat menyukainya, begitu juga teman-teman Daniel dan Markus. Keduanya pun terus membuat tas dengan sebuah konsep: tak ada 2 tas produksi mereka yang serupa. Jadi setiap tas yang diberi merek Freitag itu adalah unik dan tidak ada duanya dalam pengertian yang harafiah. Investasi pertama mereka adalah sebuah mesin jahit industri yang dibeli dengan harga 1000 euro.

Keduanya mulai berproduksi di kamar apartemen itu. Mereka memberi tas itu ke tetangga-tetangga apartemen supaya mereka tidak protes atas kebisingan yang ditimbulkan dari produksi itu. Tapi tak lama kemudian mereka sudah mendapatkan sebuah gudang untuk pencucian dan produksi. Pada awalnya mereka mengerjakan semuanya sendiri: membersihkan, memotong, menjahit dan juga melakukan pengujian. Freitag dmulai dengan cara-cara kuno. Keduanya memproduksi 10 tas dan kemudian menjualnya ke teman. Kemudian memproduksi 20 dan menjualnya lagi. Begitu seterusnya. Tumbuh dengan sangat lambat. Sekarang freitag memproduk sekitar 150.000 tas per tahun.

Tahun 2003 Freitag Lab. (bisa berarti laboratory atau label) mengantungi pendapatan sebelum pajak sebesar 52 juta dolar AS.

Freitag tersedia di 350 toko di Swiss, Jerman, Austria, Inggris, Perancis, Belanda, Belgia, Italia, Spanyol, Portugal, Swedia, Denmark, Finlandia, Irlandia, Yunani, Turki, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Jepang, Kanada, China, dan Singapura. Di Swiss, Freitag lazim terlihat di keranjang sepeda anak perempuan yang ke sekolah.

Apakah keberhasilan Freitag bersaudara ini semata-mata karena kebetulan melihat truk dengan terpal warna-warni ? Ada ribuan orang yang melihat terpal-terpal truk itu tapi tidak terjadi apa-apa.

(16 April 2015)